11 September 2010

kata (ter) kurung

teman : qis, kenapa sih kalo lo ngetweet pasti ada kata yg dikurungin?

gw : *cengar cengir* kenapa ya? gitu deh!

Bermula dari sering (ga sering, sih cuman beberapa kali) saya menuliskan tweet saya dengan kalimat yang ada kata dalam tanda kurungnya *ribet dah bahasanya*, misalkan : Segala sesuatu yang dibangun dengan harapan (berlebih) pada akhirnya mengecawakan.
Nah, itu salah satu contoh kalimat yang saya buat dengan adanya tanda kurung. Sebenarnya saya juga bakal bingung, kalo ada yang nanya saya dengan pertanyaan yang sama dengan teman saya. Tapi setelah dipikir-pikir dan bertapa di puncak gunung putri di garut sana, menulis kalimat dengan ada kata yang dikurungin itu, makna dari kalimatnya akan lebih dalam dan menurut saya lagi, kalimat tersebut lebih dapat mengungkapkan isi hati *essssss hatiii* Maksud saya, sih kata yang dikurungin itu sebagai penekanan aja. Mungkin buat mereka (baca: teman-teman) hal itu aneh, mengganggu, biasa, dan lain-lain. Silahkan coba kalian buat kalimat yang bisa gambarin perasaan kalian dan pake tanda kurung, itu lebih dalem aja maknanya *oke, ini ilmu sotoy dan bisa jadi hanya berlaku untuk saya sendiri* tapi ga ada salahnya di coba, ko :)

ps: semoga seorang teman itu membaca dan terjawab sudah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar